Turkmenistan, Sayangi.com - Di tengah-tengah
padang pasir yang luas di Turkmenistan, kawah api tersebut telah membara
lebih dari 42 tahun lamanya. Tak pernah ada usaha yang berhasil untuk
menutup atau memadamkannya. Bahkan kini kawah api tersebut telah menjadi
salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi saat berada di
Turkmenistan, Asia Tengah.
Adalah Gurun Kara Kum, sebuah padang pasir yang berada
ditengah-tengah desa Darvaza di Turkmenistan. Darvaza terkenal sebagai
salah satu daerah di Turkmenistan yang kaya sumber minyak dan gas bumi.
Terkait keberadaan lubang api tersebut, kemudian penduduk Darvaza
menjulukinya dengan nama Gates to Hell, Door to Hell atau Pintu Neraka.
Ini terkait bahwa neraka yang selalu diidentikan dengan api yang tak
pernah padam.
Pintu Neraka tersebut sebenarnya adalah sebuah kawah gas api yang
keluar dari lubang besar berdiameter 70 kaki. Menurut sejarahnya, kawah
gas raksasa ini muncul akibat kecelakaan pada eksplorasi gas yang
dilakukan oleh Uni Soviet pada tahun 1971. Saat itu, sekelompok ahli
geologi Soviet melakukan pengeboran untuk mencari sumber petroleum.
Namun selama pengeboran dilakukan, tanah disekitarnya terus saja
runtuh, dan menyebabkan seluruh alat pengeboran jatuh ke dalam lubang
tersebut. Dan tak lama kemudian gas alam tersebut menyembur dari
sumbernya. Berbagai usaha untuk menghentikan keluarnya gas alam tersebut
tidak berhasil hingga akhirnya pihak Soviet memutuskan untuk membakar
gas tersebut, namun hingga kini api tak bisa dipadamkan.
Penasaran dengan si Pintu Neraka ini? Anda bisa berkunjung ke Gurun
Kara Kum yang terletak sekitar 260 km dari ibukota Turkmenistan,
Poltoratsk. Waktu terbaik untuk melihat fenomena alam yang satu ini
adalah saat malam hari, dimana lubang api tersebut akan menjadi
satu-satunya sumber penerangan. Karena konon pada siang hari hawa
disekitar kawah api ini akan sangat panas menyengat. (FIT/berbagai
sumber)
Minggu, 08 Desember 2013
Bodohkah Aku ?
aku gak tau dari mana aku memulai perubahan ini. percuma aku
disekolahkan tinggi-tinggi. hidupku hanya menyusahkan percuma saja aku
hidup. aku ingin mati saja.
Kamis, 29 Agustus 2013
Menpora Roy Suryo Lupa Lirik "Indonesia Raya"
Menpora Roy Suryo. | TRIBUN JAKARTA/JEPRIMA
Laga antara Persib dan Persija yang berlangsung di Stadion Maguwo, Sleman, Yogyakarta, Rabu (28/8/2013), sempat ricuh. Untuk menenangkan para suporter, Menpora Roy Suryo sampai harus turun tangan.
Cara yang digunakan oleh Roy cukup unik. Ia mengajak para suporter untuk menyanyikan lagu "Indonesia Raya".
Namun, ada sedikit insiden saat Roy ikut menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia ini. Di pertengahan lagu, entah disengaja atau tidak, Roy terlihat tidak mengingat lirik "Indonesia Raya" dengan baik.
Lirik lagu yang seharusnya "Di sanalah aku berdiri" malah dinyanyikan dengan lirik "Di sanalah tanah airku" oleh Roy.
Sadar lirik yang dinyanyikannya kurang tepat, Roy tampak terdiam beberapa saat. Beberapa saat kemudian, ia meminta para suporter untuk meneruskan lagu ini.
Peristiwa tersebut pun sempat direkam dan diunggah oleh pengguna YouTube bernama Feddy Pasya.
Hingga berita ini dinaikkan, jumlah penonton yang menyaksikan video ini memang masih belum terlalu banyak. Namun, berita mengenai insiden ini sudah mulai banyak beredar di linimasa Twitter.
Sabtu, 24 Agustus 2013
(GeRAK) Aceh : Anggaran Perjalanan Dinas Pemerintah Aceh Kuras APBA Aceh, Pos Anggaran Ini Naik 200 % Dari Tahun Sebelumnya (2012)
(GeRAK) Aceh : Anggaran Perjalanan Dinas
Pemerintah Aceh Kuras APBA Aceh, Pos Anggaran Ini Naik 200 % Dari Tahun
Sebelumnya (2012)
"Seperti biaya penginapan, pada tahun 2012 lalu untuk luar daerah Rp 650.000, sedangkan sekarang naik sampai dengan Rp 1.810.000," tukas Kadiv Kebijakan Publik, Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, Isra Safril
Banda Aceh - Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh menyoroti kebijakan anggaran perjalanan dinas Pemerintah Aceh yang dinilai boros. Menurut GeRAK, Keputusan Gubernur Nomor 090/460/2013 tentang Satuan Biaya Perjalanan Dinas yang merupakan revisi dari Keputusan Gubernur Aceh Nomor 090/688/2012 telah membebani Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA).
"Ini merupakan program yang menghabiskan APBA pada tahun anggaran 2013," kata Kadiv Kebijakan Publik, Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, Isra Safril
Lanjutnya, ada anggaran perjalanan dinas yang meningkat drastis dari tahun yang lalu. Demikian juga terjadi peningkatan anggaran perjalanan dinas Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh meningkat tajam pada tahun 2013.
"Ada terjadi peningkatan yang signifikan, seperti contoh biaya transportasi pada tahun 2012 untuk luar daerah Rp 125.000 meningkat menjadi Rp 300.000," tukasnya.
Demikian juga seperti biaya penginapan luar daerah pada tahun 2012 hanya Rp 350.000, naik menjadi Rp 370.000 sampai dengan 904.000 tahun 2013. "Ini sangat jelas menunjukkan biaya perjalanan dinas tersebut meningkat tajam dan bukti nyata adanya pemborosan anggaran di Pemerintah Aceh," tuturnya.
Demikian juga anggaran perjalanan dinas untuk Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) juga cenderung meningkat, sebut Isra. Biaya perjalanan dinas untuk anggota DPRA pada Tahun 2013 disetarakan dengan Ketua/Wakil Ketua DPRA/Sekretaris Daerah Aceh, padahal pada Tahun 2012 lalu, standar biaya perjalanan Dinas bagi Anggota DPRA sama dengan PNS Tingkat / Golongan IV.
Hal yang miris lagi, adanya penambahan uang representatif bagi Anggota DPRA yang sebelumnya hanya antara Rp 200.000 (Dalam daerah) - Rp300.000 (luar daerah), meningkat drastis menjadi Rp 800.000, untuk setiap anggota DPRA. "Itu belum lagi alokasi uang makan, uang saku," imbuhnya.
Oleh karena itu, GeRAK meminta Gubernur Aceh untuk mencabut dan merevisi Peraturan Gubernur No 090/460/2013 tentang Satuan Biaya Perjalanan Dinas. "Ini penting direvisi, karena telah membuat terjadinya celah pemborosan anggaran," pintanya.
Bila tidak segera direvisi, GeRAK Aceh menilai masa kepemimpinan Pemerintahan Zaini Abdullah-Muzakir Manaf akan menyebabkan krisis kepercayaan dari masyarakat. "Kalau itu dicabut, kelebihan anggaran tersebut bisa dialokasikan untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat," tutupnya.
"Seperti biaya penginapan, pada tahun 2012 lalu untuk luar daerah Rp 650.000, sedangkan sekarang naik sampai dengan Rp 1.810.000," tukas Kadiv Kebijakan Publik, Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, Isra Safril
Banda Aceh - Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh menyoroti kebijakan anggaran perjalanan dinas Pemerintah Aceh yang dinilai boros. Menurut GeRAK, Keputusan Gubernur Nomor 090/460/2013 tentang Satuan Biaya Perjalanan Dinas yang merupakan revisi dari Keputusan Gubernur Aceh Nomor 090/688/2012 telah membebani Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA).
"Ini merupakan program yang menghabiskan APBA pada tahun anggaran 2013," kata Kadiv Kebijakan Publik, Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, Isra Safril
Lanjutnya, ada anggaran perjalanan dinas yang meningkat drastis dari tahun yang lalu. Demikian juga terjadi peningkatan anggaran perjalanan dinas Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh meningkat tajam pada tahun 2013.
"Ada terjadi peningkatan yang signifikan, seperti contoh biaya transportasi pada tahun 2012 untuk luar daerah Rp 125.000 meningkat menjadi Rp 300.000," tukasnya.
Demikian juga seperti biaya penginapan luar daerah pada tahun 2012 hanya Rp 350.000, naik menjadi Rp 370.000 sampai dengan 904.000 tahun 2013. "Ini sangat jelas menunjukkan biaya perjalanan dinas tersebut meningkat tajam dan bukti nyata adanya pemborosan anggaran di Pemerintah Aceh," tuturnya.
Demikian juga anggaran perjalanan dinas untuk Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) juga cenderung meningkat, sebut Isra. Biaya perjalanan dinas untuk anggota DPRA pada Tahun 2013 disetarakan dengan Ketua/Wakil Ketua DPRA/Sekretaris Daerah Aceh, padahal pada Tahun 2012 lalu, standar biaya perjalanan Dinas bagi Anggota DPRA sama dengan PNS Tingkat / Golongan IV.
Hal yang miris lagi, adanya penambahan uang representatif bagi Anggota DPRA yang sebelumnya hanya antara Rp 200.000 (Dalam daerah) - Rp300.000 (luar daerah), meningkat drastis menjadi Rp 800.000, untuk setiap anggota DPRA. "Itu belum lagi alokasi uang makan, uang saku," imbuhnya.
Oleh karena itu, GeRAK meminta Gubernur Aceh untuk mencabut dan merevisi Peraturan Gubernur No 090/460/2013 tentang Satuan Biaya Perjalanan Dinas. "Ini penting direvisi, karena telah membuat terjadinya celah pemborosan anggaran," pintanya.
Bila tidak segera direvisi, GeRAK Aceh menilai masa kepemimpinan Pemerintahan Zaini Abdullah-Muzakir Manaf akan menyebabkan krisis kepercayaan dari masyarakat. "Kalau itu dicabut, kelebihan anggaran tersebut bisa dialokasikan untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat," tutupnya.
Jumat, 23 Agustus 2013
Ada sebuah pertenyaan menggelitik
Ada
sebuah pertenyaan menggelitik, mengapa Journalis Islam beberapa kali
mengekspos pemberitaan Ahok?, karena ada beberapa hal, untuk menciptakan
diskusi sehat yang hangat dibicarakan di masyarakat, bukan bermaksud
menciptkan provokasi atau fitnah, karena
1. Topik berita ini bersumber dari pemberitaan nasional,
2. Tema topik membahas kontroversi Pemimpin Islam dan Non Islam
3. Membahas hukum dan syariat dari dua sudut, sekulerisme dan Islam
Kaitan diatas, sosok Ahok dijadikan model topic bahasan, sebatas wakil yang memang dari segala sisi mengandung banyak kontrove
rsi, dibanding
Jokowi yang lebih tegas dan kharismatik memasyarakat.
Kali ini akan dibahas dari berita, dimana Ahok mewakili Kristen, pemimpin mayoritas penduduk Muslim tidak faham haram dan halal, apakah bir itu haram, atau bila minum bir walau beralkohol sedikit, tidak dioplos, tidak memabukkan kemudian dinilai orang Kristen sebagai minuman halal? Lalu umat mayoritas Islam protes? Apalagi ahok tidak faham Perda Miras.
Mari kita cermati berita Nasional, dari Liputan 6 dan berbagai sumber menurunkan berita ini,
“Untuk mengendalikan pembuatan dan peredaran minuman keras tersebut, selain dilakukan razia juga diperlukan regulasi atau pembatasan secara hukum dalam bentuk peraturan daerah (perda). Setelah pembatalan Keppres Nomor 3 Tahun 1997 tentang Pengawasan dan Pengendalian Miras, pemerintah pusat pun menyerahkan kepada masing-masing pemda untuk membuat Perda yang mengatur tentang miras. Namun, hingga kini regulasi miras di DKI masih sebatas razia oleh Satpol PP. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku hingga kini belum ada pembicaraan mengenai Perda Miras DKI. "Saya nggak tau, pak gubernur belum ngomong ke saya soal itu, jujur saja. Tapi mungkin kalau nggak ada perdanya, berarti kita harus siapin perdanya," ujar pria yang akrab disapa Ahok itu di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (22/8/2013).
"Saya kira kalau minum bir nggak salah kok, asal nggak mabok. Tergantung berapa persen alkohol dong.
Ditanya perda Miras, Ahok mengaku belum paham "Tapi kalau Pergub yang tentang miras-miras, itu kan sudah ada kalau enggak salah. Perdanya sudah ada juga kalau enggak salah di DKI, saya lupa itu, mesti dicari lagi. Kalau memang tidak ada ya segera kita buat," katanya.
Pemprov DKI sendiri memiliki saham di PT Delta Djakarta sebagai produsen dan distributor minuman keras. Perusahaan tersebut menyumbangkan dividen sebesar Rp 47,84 miliar kepada Pemprov DKI, sehingga menjadi pemberi keuntungan terbesar untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) ketiga setelah Bank DKI.
Bahkan perusahaan itu merupakan salah satu penyumbang Penghasilan Asli Daerah (PAD) tertinggi sekira Rp75 miliar, di atas PD Pasar Jaya yang hanya menghasilkan Rp25 miliar di tahun 2012 lalu.
Saham DKI Jakarta di PT Delta Djakarta Tbk. sebesar 26,25% atau setara 4,2 juta lembar saham. Kepemilikan DKI, melalui dua nama yaitu Municipal of Goverment of Jakarta sebanyak 3,7 juta lembar dan 467 ribu lembar oleh BP. IMP Jaya.
Pada 2012, Delta Jakarta memperoleh laba bersih perseroaan sebesar Rp 208 milyar. Dari hasil rapat umum pemegang saham (RUPS), Pemprov DKI mengantongi laba sebesar Rp 47,84 milyar.
http://news.liputan6.com/ read/672213/ ditanya-perda-miras-ahok-sa ya-nggak-tahu
Masalahnya adalah bagaimana umat Islam dipimpin non Muslim yang tidak faham halal haram hukum Islam, Lalu menolak bila agama dan pemerintah dikait-kaitkan, menginginkan sekulerisme dan yang lainnya yang taat Islam menginingkan kepastian hukum Islam.
Maaf diskusi yang vulgar, memaki-maki kami hapus, hindari pemikiran khawarij (merusak) gunakan kesantunan diskusi
1. Topik berita ini bersumber dari pemberitaan nasional,
2. Tema topik membahas kontroversi Pemimpin Islam dan Non Islam
3. Membahas hukum dan syariat dari dua sudut, sekulerisme dan Islam
Kaitan diatas, sosok Ahok dijadikan model topic bahasan, sebatas wakil yang memang dari segala sisi mengandung banyak kontrove
Kali ini akan dibahas dari berita, dimana Ahok mewakili Kristen, pemimpin mayoritas penduduk Muslim tidak faham haram dan halal, apakah bir itu haram, atau bila minum bir walau beralkohol sedikit, tidak dioplos, tidak memabukkan kemudian dinilai orang Kristen sebagai minuman halal? Lalu umat mayoritas Islam protes? Apalagi ahok tidak faham Perda Miras.
Mari kita cermati berita Nasional, dari Liputan 6 dan berbagai sumber menurunkan berita ini,
“Untuk mengendalikan pembuatan dan peredaran minuman keras tersebut, selain dilakukan razia juga diperlukan regulasi atau pembatasan secara hukum dalam bentuk peraturan daerah (perda). Setelah pembatalan Keppres Nomor 3 Tahun 1997 tentang Pengawasan dan Pengendalian Miras, pemerintah pusat pun menyerahkan kepada masing-masing pemda untuk membuat Perda yang mengatur tentang miras. Namun, hingga kini regulasi miras di DKI masih sebatas razia oleh Satpol PP. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku hingga kini belum ada pembicaraan mengenai Perda Miras DKI. "Saya nggak tau, pak gubernur belum ngomong ke saya soal itu, jujur saja. Tapi mungkin kalau nggak ada perdanya, berarti kita harus siapin perdanya," ujar pria yang akrab disapa Ahok itu di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (22/8/2013).
"Saya kira kalau minum bir nggak salah kok, asal nggak mabok. Tergantung berapa persen alkohol dong.
Ditanya perda Miras, Ahok mengaku belum paham "Tapi kalau Pergub yang tentang miras-miras, itu kan sudah ada kalau enggak salah. Perdanya sudah ada juga kalau enggak salah di DKI, saya lupa itu, mesti dicari lagi. Kalau memang tidak ada ya segera kita buat," katanya.
Pemprov DKI sendiri memiliki saham di PT Delta Djakarta sebagai produsen dan distributor minuman keras. Perusahaan tersebut menyumbangkan dividen sebesar Rp 47,84 miliar kepada Pemprov DKI, sehingga menjadi pemberi keuntungan terbesar untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) ketiga setelah Bank DKI.
Bahkan perusahaan itu merupakan salah satu penyumbang Penghasilan Asli Daerah (PAD) tertinggi sekira Rp75 miliar, di atas PD Pasar Jaya yang hanya menghasilkan Rp25 miliar di tahun 2012 lalu.
Saham DKI Jakarta di PT Delta Djakarta Tbk. sebesar 26,25% atau setara 4,2 juta lembar saham. Kepemilikan DKI, melalui dua nama yaitu Municipal of Goverment of Jakarta sebanyak 3,7 juta lembar dan 467 ribu lembar oleh BP. IMP Jaya.
Pada 2012, Delta Jakarta memperoleh laba bersih perseroaan sebesar Rp 208 milyar. Dari hasil rapat umum pemegang saham (RUPS), Pemprov DKI mengantongi laba sebesar Rp 47,84 milyar.
http://news.liputan6.com/
Masalahnya adalah bagaimana umat Islam dipimpin non Muslim yang tidak faham halal haram hukum Islam, Lalu menolak bila agama dan pemerintah dikait-kaitkan, menginginkan sekulerisme dan yang lainnya yang taat Islam menginingkan kepastian hukum Islam.
Maaf diskusi yang vulgar, memaki-maki kami hapus, hindari pemikiran khawarij (merusak) gunakan kesantunan diskusi
Kamis, 22 Agustus 2013
Resep LEPAT GAYO Dan Timphan Khas Aceh
BAHAN LEPAT GAYO TAKENGON:
:
1.Tepung beras ketan putih
2.Gula pasir
3.Gula aren atau gula jawa atau gula merag juga boleh
4.Garam
5.Kelapa parut
6. Minyakgoreng
6.Daun pisang
7.Air
CARA MEMBUAT LEPAT GAYO
-Pertama tama tepung beras ketan di kasih air terus di aduk sampai kalis tapi jangan terlalu lembek
-Kemudian tambahkan gula pasir secukupnya, sebisa mungkin gula pasir di campur sampai merata
agar lebih mudah baiknya gula pasir atau gula puth di larutkan dalam air
-Selanjutnya campurkan gula aren/gula jawa/gula merah yang sudah di haluskan aduk sampairata
-Dan jangan lupa menambahkan garam secukupnya, agar hasilnya terasa lebih nikmat ( tidak hambar)
-Setelah itu taburkan adonan tersebut dengan kelapa yang sudah di parut( pilih kelapa yang tidak terlalu tua agar rasanya lebih empuk) aduk sampai semua bahan tersebut merata
-Sisihkan sedikit kelapa parut untuk isinya yaa..
-Tahap selanjutnya adalah membungkus adonan dengan daun pisang, usahakan daun pisang yang di pakai yang masih agak muda agar aromanya semakin meningkat dan wangi.
dan usahakan pula agar daun pisang di panaskan / di jemur atau di garang di atas bara supaya layu dan tidakmudah sobek yaa..atau lebih elastis bahasa gayonya ya..hehehehe..
-Olesi dengan minyak pada permukaan daun pisang yang sudah di siapkan ( biar ga lengket) kemudian ambiladonan kemudian taruh di atas daun tersebut , bentuk agak pipih untuk di tambahkan kelapa parut sebagai isi di dalamnya, setelah itu bungkus rapat rapat daun tersebut.
-Langkah selanjutnya adalah mengukus adonan yang sudah di bungkus daun pisang di atas panci yang suddah di ddihkan airnya. kukus sampai masak (kira kira 30 sampai 45 menit) setelah itu angkat dinginkan dan siap di hidangkan.
:
1.Tepung beras ketan putih
2.Gula pasir
3.Gula aren atau gula jawa atau gula merag juga boleh
4.Garam
5.Kelapa parut
6. Minyakgoreng
6.Daun pisang
7.Air
CARA MEMBUAT LEPAT GAYO
-Pertama tama tepung beras ketan di kasih air terus di aduk sampai kalis tapi jangan terlalu lembek
-Kemudian tambahkan gula pasir secukupnya, sebisa mungkin gula pasir di campur sampai merata
agar lebih mudah baiknya gula pasir atau gula puth di larutkan dalam air
-Selanjutnya campurkan gula aren/gula jawa/gula merah yang sudah di haluskan aduk sampairata
-Dan jangan lupa menambahkan garam secukupnya, agar hasilnya terasa lebih nikmat ( tidak hambar)
-Setelah itu taburkan adonan tersebut dengan kelapa yang sudah di parut( pilih kelapa yang tidak terlalu tua agar rasanya lebih empuk) aduk sampai semua bahan tersebut merata
-Sisihkan sedikit kelapa parut untuk isinya yaa..
-Tahap selanjutnya adalah membungkus adonan dengan daun pisang, usahakan daun pisang yang di pakai yang masih agak muda agar aromanya semakin meningkat dan wangi.
dan usahakan pula agar daun pisang di panaskan / di jemur atau di garang di atas bara supaya layu dan tidakmudah sobek yaa..atau lebih elastis bahasa gayonya ya..hehehehe..
-Olesi dengan minyak pada permukaan daun pisang yang sudah di siapkan ( biar ga lengket) kemudian ambiladonan kemudian taruh di atas daun tersebut , bentuk agak pipih untuk di tambahkan kelapa parut sebagai isi di dalamnya, setelah itu bungkus rapat rapat daun tersebut.
-Langkah selanjutnya adalah mengukus adonan yang sudah di bungkus daun pisang di atas panci yang suddah di ddihkan airnya. kukus sampai masak (kira kira 30 sampai 45 menit) setelah itu angkat dinginkan dan siap di hidangkan.
Resep TIMPHAN;
Kue Khas Aceh
Untuk : 15 Porsi (1 porsi = 114 kalori)
.
Bahan:
- 200 gr tepung ketan
- 2 sdm santan kental
- 1 sdm air kapur sirih
- 1/4 sdt garam
- 250 gr pisang raja dihaluskan
- Daun pisang muda
Isi:
- 2 butir telur ayam
- 50 ml santan kental
- 100 gr gula pasir
- 25 gr nangka masak cincang kecil
- 1/2 sdt tepung terigu
- 1 lembar daun pandan
- 50 gr kelapa muda parut halus
- 1/4 sdt vanili
Cara membuat :
- Aduk tepung ketan dan pisang yang sudah dihaluskan serta santan, air kapur, dan garam hingga tercampur rata. Adonan ini digunakan untuk kulit.
- Ambil daun pisang olesi dengan minyak lalu tipiskan adonan kulit, beri adonan isi kemudian digulung, dibungkus seperti lontong kecil, kukus hingga matang selama + 10 menit.
Buat adonan isi : Kocok telur dan gula hingga
kental dengan mixer, masukkan tepung terigu dan santan, aduk rata,
tambahkan nangka dan kelapa muda, beri daun pandan, masak sampai kental,
angkat, beri vanili, aduk rata. Setelah matang dinginkan dan gunakan
sebagai isi timphan.
Mau Lihat "Pintu Neraka"? Datanglah ke Turkmenistan
- Selasa, 13 Agustus 2013 16:47
- Oleh: Tri Harningsih
Sabtu, 17 Agustus 2013
Kebiasaan Sehari-hari yang Bikin Pria Mandul
Selain impotensi, masalah klasik yang masih menjadi
momok menakutkan bagi banyak pria adalah infertilitas atau
ketidakmampuan sperma membuahi sel telur.
Merokok
Tingginya kadar nikotin dalam tubuh akibat merokok dapat merusak sperma serta mengurangi jumlahnya.
Obesitas
Obesitas menyebabkan perubahan hormonal menjadi abnormal, hingga memicu timbulnya kemandulan.
Stres
Saat stres tubuh akan memproduksi kortisol. Para ahli meyakini bahwa dalam kondisi stres tubuh tidak dapat memproduksi sperma dengan kualitas terbaik sehingga lebih berisiko mengalami kemandulan.
Laptop
Suhu tinggi pada laptop saat dipangku dapat menyebabkan testis menjadi panas. Ini dapat berakibat buruk dan merusak kualitas sperma.
Steroid
Merupakan hormon sintetis yang digunakan untuk meningkatkan massa otot secara instan. Selain dapat meningkatkan risiko terbentuknya tumor, penggunaan steroid juga dapat mengakibatkan kemandulan.
Berendam air panas
Berendam di air panas dapat meningkatkan suhu testis yang pada akhirnya dapat merusak sperma dan memicu kemandulan.
Radiasi ponsel
Kebiasaan menyelipkan ponsel di saku celana juga bisa mempengaruhi testis. Jika dilakukan terus-menerus, maka radiasi ponsel dapat memicu disfungsi ereksi dan ketidaksuburan pada pria.
Celana ketat
Pemakaian celana ketat membuat suhu di testis meningkat, dan berakibat jumlah produksi sperma menurun.
Konsumsi Minuman Beralkohol
Mengonsumsi minuman beralkohol dapat mengurangi produksi testosteron, yang akhirnya mengurangi jumlah sperma dan memicu kemandulan. (dan)
Langganan:
Postingan (Atom)

